Minggu, 28 Oktober 2012

Jamu Asam Urat - Nulang




Produsen            : CV. Asimas
Distributor          : ADDAWA Sejahtera Mandiri,CV
Isi                      : 30 kapsul
Berat Total         : ±50gr
Register Dinkes  : POM TR. 073569361

Komposisi :
Pyllathi Herba 100mg
Orthosiphonis Folium 450mg
Zingiberis Rhizoma 450mg
Curcumae Rhizoma 300mg
Kaempheriae Galanga Rotunda L. Rhizoma 300mg.

Khasiat InsyaAllah :
Menghilangkan asam urat akut
Mengatasi rematik/rheumatik menahun
Mengatasi segala nyeri : sendi, otot, pinggang, kaki, tangan, badan
Membantu menyembuhkan bengkak, linu, dan pegal-pegal diseluruh persendian
Menurunkan purin dengan cepat dan efektif (purin penyebab asam urat).

Cara Pemakaian :
Minumlah secara teratur 2 kali sehari @ 1 kaplet.
Dosis dapat ditingkatkan atau dikurangi sesuai kebutuhan.

Harga : Rp 60,000,-

Jamu Asam Urat - Nigellive




Produsen                : Habbatussauda International
Isi                              : 54kapsul
Berat Total                 : ±50gr
Register Dinkes          : POM TR 093 300 411
Sertifikat Halal MUI   : JB 01173000170907

Komposisi :
Nigella Sativa Oil 250 mg
Olium Olivarum 250 mg

Khasiat InsyaAllah:
Membantu mengatasi berbagai penyakit seperti : rematik, asam urat, peradangan tenggorokan, sendi, migrain, exim dan alergi.
Membantu mengobati gangguan jantung, ginjal, liver, kencing manis, TBC, paru-paru kronis, sesak napas, asthma, insomnia, wasir, dan stroke.
embantu menormalkan / menstabilkan kolesterol, darah tinggi dan anemia.
Membantu mengobati kanker dan membuang racun dalam tubuh.
Membantu meningkatkan ASI dan daya tahan tubuh / imunitas.

“Sesunggunya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian (Mutafaqun ‘Alaih)”

Aturan pakai :
Dewasa : 2-3 kapsul pagi dan sore
Anak-anak 1-2 kapsul pagi dan sore

Harga : Rp 70,000,-

Jamu Asam Urat - Neo Cleanser




Produsen                  : Neoherba Nusantara
Isi                             : 24cps@550mg
Berat Total                : ±40gr
Register Dinkes         : -
Sertifikat Halal MUI  : -

Komposisi :
Herbal pencahar, propolis, dan herbal lainnya hingga 100%

Keterangan :
"Gurahlah perutmu sebulan sekali.." (Imam Ibnul Qayyim, Thibbunnabawi).

Pencernaan salah satu pintu masuk banyak sekali penyakit. Bersihkan dengan Neo Cleanser! Khasiat utama meluruhkan kotoran/racun dilambung dan dinding usus, pelangsing alami, membantu mengobati sembelit, sakit kanker, kolesterol, asam urat, dll.

Menggurah perut pertama kali :
Minum dengan air hangat 3 kapsul, 2x sehari selama 4 hari. selanjutnya, minum rutin setiap bulan 3 kapsul, 2x sehari selama 2 hari.
Untuk pengobatan :
3 kapsul 2x sehari, sampai 2-3 botol

PERHATIAN !! Efek samping detoksifikasi :
- mulas dan sering buang air besar.
- Perbanyak minum air putih dan makan teratur.
- Tidak untuk anak <10 tahun.
- Tidak untuk wanita hamil & menyusui

Harga : Rp 40,000,-

Jamu Asam Urat - Minyak Jin Jun




MINYAK GOSOK AJAIB “ JIN JUN”

Minyak gosok JIN JUN adalah minyak yang bekerja secara unik dengan system tusuk jarum. Baru mulai memanas untuk menghilangkan sakit, melemaskan urat-urat yang kaku sekaligus mencairkan pembekuan serta melancarkan jalannya darah.

KHASIAT DAPAT MENYEMBUHKAN :
- Lumpuh yang masih baru
- Rheumatik, encok
- Asam urat
- Sakit pinggang
- Sakit kepala, tegang urat leher
- Keseleo, salah urat
- Pembekuan darah setempat
- Pegal-pegal, kaku, masuk angin

Cara pakai :
Ambillah 2 sdm dicampur dengan minyak kelapa 2 sdm, gosokkan ke seluruh tubuh baru anda dapat merasakan hasilnya. Pakai 2 kali sehari.

Harga : Rp.40.000,-
Berat Produk : 100 gram

Jamu Asam Urat - Madu Spirulina




Produsen            : Karunia Alam-Ghaza
Isi                       : ±350 gr
Register Depkes : P IRT 109327501469

Komposisi :
Pure honey, Spirulina

Spirulina mengandung:
- Zat gizi utama dan 4 pigmen alami
- Kaya zat besi 60-68x dibanding zat besi pada bayam
- Kaya antioksidan beta karoten 25x dibanding beta karoten pada wortel
- Kaya kalsium 5x dibanding kalsium pada susu sapi
- Kaya vitamin B kompleks 6x dibanding vitamin B komplek hati sapi
- Kaya klorofil 2x dibanding klorofil pada alfalfa
- Kaya gama linoleat 3x dibanding gama linoleat pad EPA
- Kaya vitamin E 3x gandung
- Kaya mineral kalium 10x sayuran
- Kaya omega 3,6,9 49% lebih tinggi dibanding FLO (Fish Liver Oil)
- Kaya SOD (Super Oxyde Dismutase)

Sumber: -Spirulina Makanan untuk Masa Depan (Dr. Hiroshi Watari, Ph. D. M,D - Director Watarai Clinic Tokyo)

Manfaat  Minum Insyaallah :
Sebagai Nutrisi otak/mata,
Mengatasi : parkinson, darah tinggi, anemia, insomnia, stroke, asam urat
Sebagai nutrisi ibu hamil/menyusui
Sebagai anti racun
Menghambat pertumbuhan kanker

Harga : 55,000,-

Jamu Asam Urat - Madu Asam Urat



Produsen            : Karunia Alam
Isi                       : 350 gr
Register Depkes : P IRT 109352101049

Komposisi :

Pure honey, Sida Rhombifolia L. Extract

Manfaat  Insyaallah :

Mengatasi radang sendi, asam urat tinggi, asthma dan sariawan

Harga : Rp 55,000,-

Jamu Asam Urat - Koyo Happy life foot patch Detox




Koyok kaki yang dapat membuang toksin (racun) di dalam tubuh kini dengan Foot Patch banyak orang telah menggunakannya dan mereka telah berpuas hati dengan hasilnya.

Bahan Utama produk ini adalah TOURMALINE (MINERAL)  dan BAMBOO VENIGER.

Apakah anda mengetahui tentang kandungan toksin (racun) yang berbahaya di dalam tubuh kita sekarang ? Apakah anda juga tahu tentang pencemaran, makanan dan cara hidup kita sekarang telah menyebabkan bertambahnya kandungan toksin (racun) yang berbahaya. Perawatan tradisional di Asia selalu menyatakan bahwa bagian-bagian di telapak kaki kita adalah berkaitan langsung dengan organ-organ penting di dalam tubuh kita. Apakah anda pernah mendengar tentang tempel koyok kaki yang dapat membuang toksin (racun) di dalam tubuh kini dengan Foot Patch banyak orang telah menggunakannya dan mereka telah berpuas hati dengan hasilnya.

Penggunaan tempel koyok kaki ini tidak memerlukan modal yang banyak dan Insyaallah jika kita bersungguh-sungguh maka segala penyakit yang diderita akan berkurang.

DIRUMUS KHAS DARI TUMBUHAN ALAMI TEKNOLOGI NO.1 DI JEPANG – Sangat Baik untuk Penyakit Reumatik dan Asam Urat

Khasiat :

Membuang toksin (racun) di dalam tubuh, air yg berlebihan dan mencegah bau kaki
Membuat tubuh lebih bertenaga
Mengurangi alergi dan nyeri sendi
Mengurangi tekanan darah tinggi
Mengurangi sakit kepala
Menormalkan tekanan & aliran darah
Menguatkan system imun di dalam tubuh
Melegakan sakit tumit dan telapak kaki
Melancarkan buang air besar dan masalah perut kembung
Membantu masalah jerawat/ resdung
Mengatasi masalah diabetes dan berat badan yg berlebihan
Mengatasi masalah susah tidur
Penggunaan obat dalam jangka waktu yg lama
Menyegarkan badan ketika bangun tidur
Mengurangi sakit rheumatik, sendi dan juga sangat baik untuk mereka yg banyak merokok.
HANYA DENGAN 1 MALAM..! Warna hitam dari racun dan kotoran keluar dari Vola

Harga : Rp 35,000,-

Jamu Asam Urat - SAMBILOTO




Nama ilmiahnya adalah Andrographis paniculata. Termasuk ke dalam famili tumbuhan Acantaceae. Nama daerahnya papaitan.

Tumbuhan ini memiliki berbagai sifat yang bermanfaat bagi manusia. Diantaranya, sebagai antipiretik (menurunkan panas atau panas dalam), antiracun, anti radang, dan anti bengkak.

Obat ini merusak sel trophocyt dan trophoblast, berperan dalam kondensasi cytoplasma dari sel tumor, piknosis dan menghancurkan inti selnya. Tumbuhan ini efektif untuk infeksi dan merangsang phagositosis. Mempunyai efek hipoglikemik, hipotermian, diuretic, antibakteri dan analgesic.

Apa kandungan dan Manfaatnya ?

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan zat yang berguna bagi kesehatan manusia. Diantaranya laktone dari cabang dan daun berupa deoxy andrographolide, neoandrographolide, 14 deoxy-11, 12 didehydroandrographolide dan hormoandrographolide. Flavonoid dari akar berupa polymethoxyflavone, andrographin, panicolin, mono-o-methilwhithin dan apigenin-7, 4-dimethyl ether, alkane, ketone, aldehyde, kalium, kalsium, natrium, dan asam kersik. Andro grapholida sekurang-kurangnya 1%, kalmegin, zat amorf dan hablur kuning, pahit sampai sangat pahit.

Berdasarkan berbagai literature hasil penelitian dan pengalaman dari berbagai daerah dan Negara, tumbuhan ini dapat mengobati penyakit typus abdominalis, disentri basiler, diare, flu, sakit kepala, demam, panas, radang paru, radang saluran napas, TBC par, batuk rejan, darah tinggi, infeksi mulut, amandel, radang tenggorokan, kencing manis, kencing nanah (gonorrhoea), kolesterol dan asam urat, demam.

Aturan pakai :

Minum 3 x 1- 2 kapsul perhari untuk penyakit Typhus abdominalis (ditambah minum madu), TBC paru, disentri basiler, diare, flu, sakit kepala, panas, influenza, batuk rejan (ditambah minum madu), darah tinggi, infeksi mulut, amandel, obat demam, kolesterol dan asam urat. Minum 3 x 3 kapsul perhari untuk penyakit kencing manis.

isi : 80 kapsul

Harga : Rp.40.000,-
Berat Produk : 50 gram

Jamu Asam Urat - Instan Cabe Puyang




INSTAN CABE PUYANG

Cabe puyang atau terkenal dengan puyang (lempuyang), banyak tumbuh di pulau jawa. Termasuk tumbuhan semak berbatang semu, pelepah daun menyatu. Bagian yang dimanfaatkan adalah rimpangnya. Rimpang lempuyang berkhasiat untuk obat demam, rhematik, penambah nafsu makan, penurun nyeri, penambah tenaga, dan penyembuh sakit perut, dan asam urat.

Khasiat Cabe puyang, Insya Allah :

- Mengobati rhematik
- Mengobati asam urat
- Penyembuh sakit perut

Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Aman dikonsumsi. Bahan asli tanpa pengawet, bahan kimia, dan pemanis buatan.

Isi 10 sachet.

Harga : Rp.15,000,- minimal order 2 dus

Produsen : AL GHUROBA`
P.IRT NO. 212331301093

Jamu Asam Urat - Herbal Asam Urat UMS




Isi : 80 Kapsul

komposisi :

Nigella sativa
andrographis paniculata
morinda citrofolia
curcuma xanthroza

InsyaAllah berkhasiat :

Membantu mengurangi nyeri sendi
kaku dan bengkak
merah dan terasa panas yang disebabkan kelebihan asam urat

Harga : Rp 45,000,-

Jamu Asam Urat - Habbatussauda Kurma Ajwa 120




Produsen                    : Vicomas Internasional
Isi                               : 120cps
Berat Total                 : ±150gr
Register Dinkes          : POM. TR. : 073367991
Sertifikat Halal MUI   : 00140012700600

Komposisi :
Habbatussauda (nigella sativa) 100%

Khasiat InsyaAllah:
Membantu mengatasi berbagai penyakit seperti : rematik, asam urat, peradangan tenggorokan, sendi, migrain, exim dan alergi.
Membantu mengobati gangguan jantung, ginjal, liver, kencing manis, TBC, paru-paru kronis, sesak napas, asthma, insomnia, wasir, dan stroke.
embantu menormalkan / menstabilkan kolesterol, darah tinggi dan anemia.
Membantu mengobati kanker dan membuang racun dalam tubuh.
Membantu meningkatkan ASI dan daya tahan tubuh / imunitas.

“Sesunggunya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian (Mutafaqun ‘Alaih)”

Harga : Rp 40,000,-

Jamu Asam Urat - Habbatus Sauda’ Oil




Produsen       : CV. Al Afiat Sehat Alami
Isi                  : 30 mL
Dinkes           : P-IRT No.2.12.3308.02.330


Komposisi:
Nigella Sativa Oil 100%

Manfaat  Minum :
Menyembukan segala macam penyakit. Mengobati : kolesterol, asam urat,sembelit/wasir, sakit kepala dan gigi, diabetes, bibir pecah-pecah, impotent, hipertensi, kencing batu, stroke, influenza, anemia,asma dan alergi,rematik

Harga : Rp 40,000,-

Jamu Asam Urat - Habbat Saffana




Produsen              : CV. Syifa Herbal Alami
Isi                         : 210 kapsul/@ +/-750mg
Register Depkes   : IKOT No 512.5/11

Komposisi:
Habatussauda Habassya

Manfaat  Minum :
Menyembuhkan jantung, stroke, gangguan lambung, penyakit liver, rheumatic dan asam urat, menetralisir racun, memperbaiki sitem pernafasan dan asma, menyeimbangka hormon, memperkuat sistem kekebalan tubuh, anti tumor/kanker dan konsentrasi, mencegah batu ginjal,menormalkna tekanan darah, meningktakan produksi asi, mencegah penyumbatan darah.

Harga : Rp 55,000,-

Jamu Asam Urat - Gamafit




Produsen         : Nurusy Syifa
Isi                    : 60 kapsul
Berat Total      : ±100gr
Izin DEPKES  : POM TR 103 310 371
DINKES         : 351/IKOT/JATIM/VIII/2008


Komposisi :

Gamat 700 mg

Khasiat Insya Allah :

Mengatasi osteoporosis
Mengatasi radang sendi
Mengatasi Ambeien dan diabetes
Mengatasi maag kronis
Membantu pemulihan patah tulang
Membantu penyembuhan luka luar/dalam
Mengatasi asam urat dan infeksi
Memelihara tubuh awet muda

Aturan Pakai:
3 x 2 kapsul sebelum   makan

Harga : Rp 80,000,-

Jamu Asam Urat - Assalam




Assalam adalah obat hasil ramuan rempah-rempah tradisional yang menakjubkan diramu dari bahan-bahan alami bermutu tinggi ( pegagan, mamang besar, putri malu, meniran, tempuyung, dll ) yang terbukti manjur dan aman untuk pengobatan berbagai macam penyakit yang anda

Berkhasiat untuk mengobati:

Asam Urat
Reumatik
Flu Tulang
Nyeri Persendian
Kesemutan
Pegal Linu
Kejang Otot -
Sakit Kepala ( Migren )
Demam
Meriang

Komposisi bahan :

Centella Asiatica ( pegangan ) 30%
Gloriosa Superbal ( mamang besar ) 25%
Mimosa Pudical ( putri malu ) 20%
Phylannus Urinalialin ( meniran ) 10%
Sonchus Arvesisi ( tempuyung ) 10%
Curcuma Aeruginosa ( temu hitam ) 5%

CARA MINUM :
Pengobatan: 2 x 2 kapsul sehari Pencegahan: 1 x 2 kapsul malam hari PANTANGAN : Hindari Makanan berlemak tinggi dan kacang-kacangan. Juga telah terbukti sangat mujarab juga untuk pengobatan penyakit: - Stroke ( Non Komplikasi ) - Diabetes ( Non Komplikasi ) - Kolesterol ( Non Komplikasi ) - Penyakit Kelumpuhan ( cikungunya ) - Alergi - Segala penyakit urat dan syaraf

Harga : Rp 110,000,-

Jamu Asam Urat - Samawi Herbal




Mencegah dan mengatasi Asam urat Anda

100 % herbal (tanpa bahan kimia obat)

Isi : 50 Kapsul Ekstact Herbal

Sertifikat Halal MUI untuk Cangkang Kapsul No 0014001636701

Komposisi :

Sida Rombifolia I
Peperomia Pellusida L.
Andrographis Peniculata
Sonchus arvensis
dll sampai 100 %

Khasiat dan kegunaan :

Secara tradisional digunakan untuk menormalkan kadar asam urat dalam darah dan mengurangi rasa nyeri akibat kadar asam urat yang berlebihan

Cara Penggunaan :

Untuk Kesehatan : 3 x 1 kapsul / hari
Untuk penyakit ringan : 3 x 2 kapsul / hari
Untuk Penyakit Berat : 3 x 3 - 5 Kapsul / hari
Perhatian  :

Konsumsi herbal ini 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan

Perbanyak minum air putih selama mengkonsumsi herbal ini

Harga : Rp 70,000,-

Rabu, 17 Oktober 2012

JENIS RAMUAN UNTUK AYAM KAMPUNG




Ramuan obat tradisional dari bahan alami tumbuh-tumbuhan   telah digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita  untuk menjaga stamina dan mengobati beberapa jenis penyakit. Ramuan tradisional tersebut sering dikenal dengan istilah jamu. Saat kini jamu tidak hanya digunakan untuk manusia saja, tetapi pemberian jamu  sudah mulai dikenal di kalangan peternak unggas. Mereka memanfaatkan beberapa tanaman obat sebagai obat tradisional untuk ternaknya sebagai pengganti obat-obatan buatan pabrik yang dirasa cukup mahal terutama bagi peternak skala menengah ke bawah.

Semenjak krisis moniter sampai masa kini harga obat-obatan buatan pabrik dirasakan peternak cukup mahal. Disisi lain pengurangan dosis atau tanpa pemberian obat, vitamin maupun vaksin dalam pemeliharaan ayam KAMPUNG/BROILER akan menimbulkan suatu masalah yang cukup serius  yaitu terjadi penurunan kesehatan atau bahkan terjadi peningkatan angka kematian. Hal ini akan mengakibatkan terjadi penurunan produksi sehingga  tidak tercapai standart produksi  yang diinginkan. Disamping harga obat cukup mahal, pemberian obat-obatan, antibiotic, hormon maupun vitamin yang berlebihan pada ayam broiler/kampung dikhawatirkan akan berpengaruh pula terhadap penurunan kualitas dagingnya, sehingga apabila dikonsumsi oleh manusia secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama dikhawatirkan akan membahayakan bagi kesehatannya.


Kelebihan dan penggunaan obat-obatan yang terus menerus dalam tubuh dapat merupakan residu dan sedikit demi sedikit akan tertimbun dalam tubuh manusia yang akhirnya dapat mengganggu kesehatan manusia. Dari kedua alasan tersebut  peternak berupaya untuk mencari alternative lain sebagai pengganti obat buatan pabrik yaitu  dengan memanfaatkan beberapa tanaman obat  untuk diberikan kepada ternaknya.  Ramuan jamu untuk ternak ini dapat dibuat sendiri dengan harga yang relatif murah. Cara dan aturan pemberiannya dapat dalam bentuk larutan yang dicampur dalam air minum atau dalam bentuk simplisia (tepung) yang dicampur kedalam ransum sebagai “feed additive” maupun “feed supplement”.

Tujuan pemberian Feed additive dalam ransum adalah untuk memperbaiki konsumsi, daya cerna serta daya tahan tubuh serta mengurangi tingkat stres pada ayam broiler/kampung. Feed additive yang ditambahkan pada umumnya menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik sebagai feed additive menghasilkan residu dalam karkas ayam kampung/ broiler. Apabila daging ayam dikonsumsi oleh manusia maka dikawatirkan akan menjadi resistensi terhadap antibiotik tersebut. Hal ini berbeda dengan sifat jamu, dimana jamu untuk ternak ini berkhasiat sebagai feed additive dan bukan merupakan antibiotik, sehingga tidak berbahaya bagi manusia, bahkan terbukti dapat meningkatkan konsumsi dan nafsu makan ayamkampung/ broiler.

Tanaman  obat dan fungsinya

Indonesia terkenal sebagai negara  biodeversitas yang kaya akan flora dan faunanya. Beberapa ribu jenis  tanaman obat  ada di Indonesia. Tanaman obat asli Indonesia sangatlah potensi untuk digunakan sebagai bahan pakan tambahan (“feed suplement”) maupun sebagai “feed additive” yang dicampur dalam air minumnya.  Beberapa ahli mengatakan bahwa dengan pemberian beberapa tanaman obat seperti kunyit, bawang putih dan daun pepaya  yang dicampur dengan air minum unggas, dapat terhindar dari penyakit flu burung.  Disamping itu beberapa  jenis tanaman obat lain berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan seperti  temu lawak, lengkuas, jahe, kencur  dan lidah buaya. Sedangkan  pemberian tepung daun kumis kucing yang dicampurkan dalam ransumnya  dikenal dapat  memperlancar proses metabolisme  dalam tubuh ayam sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan tubuh ayam kampung/ broiler.

 Ada beberapa tanaman obat yang berkhasiat untuk obat ternak ayam, diantaranya:

    Kunyit (Curcuma domestica), yang dikenal sebagai anti oksidan, anti mikroba dan anti radang. Kunyit mengandung minyak atsiri dari golongan monoterpen dan sesquitterpen, zat warna kuning yang disebut kurkuminoid, protein, fosfor, kalium, besi dan vitamin C.
    Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dapat meningkatkan nafsu makan, anti oksidan, anti mikroba, anti kolesterol dan anemia. Zat gizi yang terkandung dalam temu lawak adalah kurkumin, kurkuminoid, mineral, atsiri, minyak lemak, karbohidrat dan protein. Temulawak dan kunyit bisa dikonsumsi dalam bentuk minuman guna mencegah peningkatan konsentrasi sitokin dalam tubuh akibat inveksi virus AI dengan sub tipe H5N1. Itu efektif, mengingat kandungan curcuma yang ada pada keduanya berpotensi sebagai inhibitor terhadap sintesis sitokin
    Temu giring (Curcuma heyneana), biasanya digunakan untuk obat cacing
    Temuireng (Curcuma aeruginosarhizome) adalah bermanfaat sebagai obat cacing dan meningkatkan nafsu makan. Dalam temuireng banyak mengandung minyak asiri, tanin dan kurkumenol.
    Buah mengkudu (Morinda citrifolia) yang merupakan obat anti radang, anti alergi dan mematikan bakteri penyebab infeksi. Dalam buah mengkudu ini mengandung zat terpenoid, zat anti bacteri dan scolopetin.
    Tanaman lidah buaya. Lidah buaya memiliki kandungan emodin dan scutellaria yang berfungsi sebagai antiviral. Bahan itu mampu menghancurkan enzim yang terdapat pada virus flu burung
    Daun pepaya (Carica papaya, Linn). Daun pepaya ini  berkhasiat  sebagai obat pembunuh amuba dan sebagai obat cacing serta membantu  meningkatkan nafsu makan.
    Cacing (lumbricus rubellus) merupakan sumber protein sangat tinggi yaitu 76%. Manfaat dari cacing tersebut adalah adanya antibakteri dan menghambat pertumbuhan bacteri E. Colk, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan, sebagai obat dll.

Cara membuat jamu untuk ayam

Banyak macam cara membuat jamu, karena pada dasarnya membuat jamu jauh lebih mudah dibandingkan dengan membeli obat dari toko. Jamu hewan atau ramuan beberapa tanaman obat tersebut dapat dibuat sendiri oleh petani ternak dan harganya lebih murah dibandingkan obat pabrik, tetapi khasiatnya cukup baik untuk pencegahan maupun pengobatan pada ternak unggas. Beberapa diantaranya adalah ramuan jamu hasil pengkajian BPTP Jakarta  yang berfungsi untuk pencegahan terhadap penyakit AI (flu burung/Avian Influenza).


Bahan-bahan tanaman obat yang diramu sebagai jamu untuk pencegahan penyakit flu burung  adalah sbb:
 Kencur (500 gram), bawang putih (500 gram), jahe (250 gram), lengkuas (250 gram), kunyit (250 gram), temulawak (250 gram), daun sirih (125 gram), kayu manis (125 gram), daun mahkota dewa, EM4 dan molasses atau gula pasir. Bahan-bahan tersebut dipotong-potong kecil kemudian digiling/dibelender dan ditambahkan air 5 liter, kemudian disaring dan diambil ekstraknya. Ekstrak tersebut dimasukkan dalam drum besar (kapasitas 20 liter atau lebih). Tambahkan molases 500 cc, lalu tambahkan lagi dengan air sehingga campuran tersebut menjadi 20 liter, kemudian drum ditutup rapat. Selanjutnya campuran dilakukan fermentasi selama 6 hari. Setiap hari tutup drum dibuka selama 5 menit sambil diaduk. Setelah 6 hari jamu siap diberikan pada ayam. Cara pemberiannya melalui air minum dengan dosis 90 ml air jamu per 1 liter air minum setiap hari.


Ketua Asosiasi Dokter Hewan Perunggasan Indonesia mengatakan bahwa  di Indonesia sendiri saat ini tersedia cukup banyak bahan herbal yang bisa digunakan untuk menangkal menyebarnya virus flu burung. Tanaman obat tersebut adalah lidah buaya, temulawak, dan kunyit. Sedangkan menurut peneliti dari LIPI mengatakan bahwa pemberian secara rutin jamu ternak yang terdiri atas kunyit, lengkuas, temulawak, kencur dan buah mengkudu yang diberikan pada unggas dapat berfungsi sebagai stamina yaitu untuk menyehatkan dan meningkatkan nafsu makan.

Khasiat tanaman obat juga telah dibuktikan keistimewaan tanaman obat yang  mempunyai khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan, sebagai obat pada berbagai macam penyakit dan mengurangi stress pada ayam.  Dalam uji coba saya membuat jamu dengan ramuan dari tanaman-tanaman obat  yang terdiri dari kunyit  (1000 gram), temuireng (1000 gram), temulawak (1000 gram), temu giring (250 gram), mengkudu (500 gram), daun pepaya (5 tangkai) dan cacing (100 gram). 

 Cara membuatnya adalah sbb:

 cacing direbus dengan 1 liter air sampai mendidih. Kunyit, temuireng, temugiring, temulawak dan mengkudu diparut menjadi satu, dan daun pepaya ditumbuk sampai halus. Campurkan bahan-bahan tersebut  dan  tambah 4 liter air bersih. Remas-remaslah semua bahan tersebut dan saring. Terakhir tambah dengan 1 liter  rebusan cacing dan aduk sampai rata. Selanjutnya campuran tersebut direbus sampai mendidih  dan setelah dingin dapat digunakan sebagai jamu pada ayam pedaging. Jamu tersebut dapat diberikan dengan cara mencampur ke air minum. Dalam pelaksanaannya pemberian jamu dilakukan setelah ayam berumur 16 hari sampai panen.  Pemberian dilakukan tiga hari berturut-turut selanjutnya diselang dengan air putih.

Manfaat dan Hasil

Dari  hasil penelitian saya  maupun pendapat orang 2 yang sudah sukses berkecimpung di dunia ayam kampung/broiler dapat di simpulkan bahwa ternyata pemberian jamu atau tanaman obat yang dicampurkan baik dalam ransum pakannya maupun air minum ayam dapat bermanfaat atau berkhasiat untuk:
 (1).  meningkatkan daya tahan tubuh ayam
 (2). meningkatkan pertumbuhan berat badan ayam
 (3). mengurangi tingkat kematian dan jumlah ayam yang sakit
 (4)  meningkatkan pendapatan peternak
 (5).mendapatkan ayam non kolesterol karena lemak yang dihasilkan berkurang
 (6). mendapatkan karkas ayam yang berbau dan warna yang segar dan
 (7).  mengurangi bau kotoran ayam (ammonia). Manfaat lain yang diperoleh adalah harga jamu tersebut lebih murah, menjaga stamina tubuh, menambah nafsu makan, mencegah serta mengobati beberapa penyakit seperti penyakit gangguan pernafasan (Snot dan CRD), koksidiosis, diare maupun feses hijau dan menghindarkan unggas dari serangan virus flu burung (Avian Influenza/AI).

 Dan kenyataannya Manfaat dari khasiat jamu untuk ternak sudah lama diteliti oleh beberapa peneliti. Salah satu  dilakukan oleh Ibu tatik, sebagai seorang peneliti dan juga sebagai peternak ayam di salah satu kampung di Jombang Jatim. Beliau meramu tanaman obat-obatan yang terdiri dari buah cabe jawa (Piper retrofractum Vahl), ekstrak rimpang temu lawak (Curcuma xanthorriza Roxb), ekstrak rimpang temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb), bubuk rimpang lempuyang wangi (Zingiber aromaticum, Val), madu lebah, gula tebu sebagai pengawet alamiah, dan air. Ramuan tersebut  diberikan pada ayam sebagai penangkal unggas terhadap penyebaran flu burung. Dalam uji cobanya, beliau memasukkan ayam mati yang terinveksi flu burung di sekitar kandangnya.  Dari hasil uji cobanya didapatkan ayam-ayam yang diberi jamu hasil ramuannya ternyata semua ayam perlakuannya itu lolos  alias tidak terinveksi flu burung. Hasil uji cobanya kemudian diselidiki lebih teliti lagi oleh Balai Veteriner Blitar, . Dan ternyata hasilnya positip. Ayam-ayam yang diberi jamu tersebut memberi respon positip terhadap pertumbuhan ayam,mempunyai stamina ayam yang lebih baik (jarang sakit dan mortalitas rendah), lemak karkas sangat rendah, aroma daging dan telur tidak amis, warna kuning telur lebih oranye/skor diatas 7, serta bau kotoran ayam (ammonia) di sekitar kandang jauh lebih berkurang.

Demikian juga dari hasil uji coba yang telah kami lakukan  Dari hasil uji cobaterhadap ayam-ayam yang diberi jamu hasil ramuannya didapatkan hasil sbb:

A . Perbedaan produktivitas ayam yang diberi jamu dan tanpa jamu dengan masa pemeliharaan  32 hari

AYAM YANG DI BERI JAMU
 
komponen:

1.  Jumlah ayam yang dipelihara : 100 ekor
2.  Mortalitas                           : 1% 
3. Ayam hidup                           : 99 Ekor
4.  Bobot rata-rata                   : 1,76 kg
5. Konsumsi pakan/ekor             : 2,53 kg
6. FCR                                     : 1,494
7. Indeks per formans               : 363,9
8.  Performans                          : Pertumbuhan bulu lebih mengkilat, Penampilan lebih lincah
keuntungan :   Rp. 288.050    

AYAM TANPA DI BERI JAMU 

Komponen: 

1.  Jumlah ayam yang dipelihara : 100 ekor
2.  Mortalitas                           : 3% 
3. Ayam hidup                           : 97 Ekor
4.  Bobot rata-rata                   : 1,62 kg
5. Konsumsi pakan/ekor             : 2,58 kg
6. FCR                                     : 1,587
7. Indeks per formans               : 316,5
8.  Performans                          : 0
keuntungan    : Rp. 99.825               


Lumayan kan ,so what you think about that,,,,!  selamat mencoba

By: Asgindo Farm With Aba Naufval Farm

Selasa, 09 Oktober 2012

Tukar Link

Halaman ini sengaja saya buat dikhususkan untuk bertukar link dengan sobat-sobat semua

Apa sih keuntungan dari Tukar Link ?
  • Ranking blog sobat di search engine akan meningkat
  • Menambah jumlah pengunjung / visitor
  • Mendapatkan backlink dari blog lain
  • Dapat meningkatkan pagerank pada blog sobat
  • Mempererat pertemanan antar sesama blogger
Jika sobat mau tukar link dengan saya, silahkan pasang link blog saya dengan format :
Website URL : http://abanauval.blogspot.com/
Website Title  : Berternak Ayam Kampung
Atau sobat bisa pasang di side bar dengan cara copy paste kode berikut :
<a target="_blank" href="http://abanauval.blogspot.com/" title="Berternak Ayam Kampung">Berternak Ayam Kampung</a>
Jika sobat telah memasang link saya, silahkan konfirmasi dengan cara menulis komentar di page ini.


Senin, 08 Oktober 2012

CARA MENGOBATI BEBERAPA PENYAKIT yang SERING MENYERANG AYAM KAMPUNG

Sebenarnya ayam kampung merupakan jenis ayam yang tahan terhadap penyakit, tidak seperti ayam ras tentunya.  Buktinya selama puluhan tahun saya memelihara ayam, tak pernah sekalipun mati berbarengan alias serentak dalam waktu bersamaan.  Ingin tahu kuncinya ?  Mudah saja, begini...Prinsipnya begini, sama halnya dengan makhluk hidup lain supaya ayam sehat dan tak mudah terserang penyakit yaitu makan yang cukup (gizi dan jumlah), jangan terlambat dan kandang dijaga supaya relatif bersih dan sehat. Sudah itu saja, wah...wah...seperti manusia dunk !  Hehe...ya emang, pokoknya kalau ayam kenyang, makan bergizi dan bervitamin dijamin deh, kagak bakalan sering kena penyakit, walaupun terkena penyakit langsung sembuh.

Walau begitu, pernah jugalah ayam-ayam saya kena penyakit, nyatanya juga makhluk hidup ya kadang sehat kadang sakit, tapi selama ini alhamdulillah banyakan sehatnya...hehe...Beberapa penyakit yang sering menyerang ayam kampung dan cara mengatasinya yaitu :

1.  penyakit ND/tetelo.  Wah penyakit ini super ganas, pokoknya kalau sudah terserang virus/penyakit ini hampir pasti langsung mati.  Ciri-ciri ayam yang terkena pnyekit ini antara lain ; jalan sempoyongan bahkan terkadang mundur, nafsu makan tidak ada, bulu kusam alias tidak mulus, kadang disertai dengan pilek dan mulut berlendir.  Jangan kuatir, menurut pengalaman saya bisa diatasi, yaitu cara paling efektif dengan pencegahan yang caranya bisa dilihatDISINI.

2.   tembolok yang keras bahkan cenderung tidak mau mengempis.  Mungkin ini disebabkan karena makanan yang terlalu keras atau kurang baik sehingga tidak bisa dicerna oleh ayam.  Cara saya yaitu pisahkan dulu ayam yang terkena dengan ayam-ayam yang lain, kemudian beri khusus minuman yang dicampur rebusan daun pepaya, insya ALLAH temboloknya akan normal kembali.

3.  ayam "dengkelen" alias tidak bisa berjalan Hal ini biasanya disebabkan terutama kandang yang lembab atau kurang sinar matahari sehingga pertulangan ayam agak terganggu.  Cara mengatasi yaitu dengan menggosok balsem/minyak urut ke bagian tulang kaki yang membengkak sambil diurut beberapa kali terus diulangi sampai sembuh.

4.  penyakit/perilaku kanibal pada ayam sehingga tak jarang menimbulkan kematian.  Hal ini disebabkan karena pakan yang kurang dan sering terlambat atau populasi dalam satu kandang terlalu padat, sehingga ayam mematuki tubuh ayam yang lain.  Biasanya bagian yang sering dipatuki adalah bagian belakang hingga pantat.  Cara mengatasi ya...pakan yang cukup, air cukup jangan sampai terlambat.  Kalaupun sudah terjadi, cepatlah dipisah dan bagian yang mengeluarkan darah (karena dipatuki) obati dengan betadine atau minyak tanah.

5.  berak hijau atau berak kapur.  Ciri-cirinya terkadang kotoran ayam berwarna hijau atau keputihan, itu tandanya terkena bakteri ?   Caranya bisa diobati dengan diminumkan tablet koleridin (bisa dibeli di toko pakan) atau sering-sering memberi rebusan temu lawak, temuireng atau daun pepaya sehingga ayam kembali normal pencernaannya.

Prinsipnya, jika ada ayam terkena penyakit yang utamanya dicirikan dengan makan yang tidak terlalu bernafsu, wajah pucat dan bulu kusam serta berjalannya/tingkahnya "lemes", hampir pasti ayam terkena penyakit, segera pisahkan dan diobati dengan cara diatas, insy@ ALLAH sembuh.  Untuk penyakit-penyakit yang lain, seperti flu, batuk dll insya ALLAH saya posting secepatnya.  Semoga bermanfaat.

CARA GRATIS MENGATASI AYAM YANG SUKA MENYENDIRI alias MOJOK

Ehmmm....bukan hanya orang lho yang suka mojok [+18] huuzz,,,,,,,,,,,,hehehehhe 
 Suatu kali ada pembaca blog ini yang menanyakan pada saya, mengapa ayam-ayamnya yang masih muda kok senang mojok menyendiri dengan bulu kusam dan nafsu makannya hilang.  Ayam-ayam saya dulu juga pernah mengalami hal tersebut.  Menurut pengamatan saya, tingkah ayam yang demikian bisa disebabkab beberapa hal :

1.  ayam sakit sehingga nafsu makan tidak ada
2.  ayam tidak cocok pakannya atau "dimusuhi" oleh ayam yang lain.
3. Atau kandang terlalu padat sehingga ayam berebutan makan. Bahkan kondisi kandang yang kotorannya menumpuk bisa memicu penyakit ayam.
Tetapi kemungkinan kedua dan ketiga relatif jarang terjadi justru penyebabnya lebih sering adalah poin 1.

Ya, biasanya penyebabnya adalah ayam menderita sakit kemudian nafsu makannya hilang. Pada saat kita memberi makan, sementara ayam-ayam yang lain makan dengan lahap, ayam yang sakit tsb malah mojok dan menyendiri di sudut kandang. Perhatikan wajah dan bulunya, jika wajah pucat dan warna wajahnya merah pucat dan tampak loyo alias mata sering dipejam, kemungkinan besar ayam kita terkena penyakit. Jika bulu kusam, tidak tampak bersih dan cemerlang, ayam anda kemungkinan besar terkena penyakit. Lihat juga kotorannya, jika kotorannya cair berwarna putih atau hijau alias warna dan bentuknya tidak seperti kotoran ayam biasanya, bisa jadi ayam anda sakit. Intinya, ya seperti kita manusia lah, orang sakit kan salah satu akibatnya gak nafsu makan.

Terus bagaimana langkah mengatasinya? Jangan kuatir, berdasarkan pengalaman saya bisa diobati. Begini langkahnya :

1. pisahkan dulu ayam yang sakit tersebut dalam kandang tersendiri. Jika masih kecil berilah lampu penghangat.
2. beri makan khusus pakan pabrik, misal BR1 atau BR2. Jangan dicampur dedak dan jagung.
3. beri obat cacing supaya nafsu makan meningkat.
4. buat ramuan khusus untuk mengusir kuman atau bakteri, caranya bisa dilihat di artikel-artikel saya. Atau irislah daun pepaya, direbus kemudian air rebusannya diminumkan ke ayam yang sakit. Irisannya bisa dicampurkan ke pakan. Atau rebusan temu-temuan, yang paling manjur yaitu temu ireng, temu lawak, kencur, kunyit, rebus dahulu kemudian air rebusan dicampur ke minuman.
5. jika sakitnya parah, belilah obat ayam yang ada di toko pakan ternak.

Insy@ ALLAH dalam beberapa hari, ayam kita sudah sembuh. Yang perlu diingat, supaya mengurangi ayam yang sakit, sebaiknya pemberian pakan dicampur dengan rebusan tanaman-tanaman diatas, selain untuk mencegah penyakit juga menambah vitamin. Selain itu pakan yang cukup protein, karbohidrat dan unsur atau nutrisi yang lain Besihkan kandang secara teratur sehingga kotoran tidak menumpuk. Kotoran yang menumpuk akan mengundang penyakit, selain itu gas amonia yang beracun dapat mengganggu kesehatan ayam.

Mudah bukan? dan gratis lagi...hehe...Semoga bermanfaat. Salam.
By:Asgindo Farm with Aba Nauval

5 Hal yang harus di hindari dalam merawat DOC ayam kampung

Hmm...pagi-pagi dh nongkrong di kandang sambil ngopi  plus bloging ngliatin ayam-ayam pada mainan , OK langsung aja
Ada beberapa hal yang ingin saya share kepada anda semua mengenai perawatan doc ayam kampung super, terutama umur 0 - 30 hari. Berdasarkan pengalaman saya dalam merawat dan membesarkan doc ayam kampung, saya sedikitnya mencatat ada lima hal yang sebaiknya dihindari. Insy@ ALLAH dengan menerapkan tips ini maka doc anda akan sehat dan cepat besar karena kesehatan dan pertumbuhan ayam yang sehat nantinya berawal dari pemeliharaan semenjak kecil.  Jadi sangat penting untuk merawat doc dengan benar. Tips ini juga berlaku untuk jenis-jenis ayam yang lain.  Berikut tips sederhana dari saya :

1.  Jangan menempatkan doc yang baru menetas sembarangan di tempat yang kurang rapat, apalagi dicampur dengan induknya. DOC membutuhkan kandang yang rapat dan hangat oleh karena itu berilah lampu yang cukup selain itu juga agar DOC tsb bisa makan sepanjang hari sehingga pertumbuhan sehat dan maksimal.  Jangan biarkan induknya yang memelihara DOC, walau jumlahnya sedikit cuman 5 ekor,
continue reading...hal ini untuk mencegah supaya menjaga tidak mudah tertular penyakit ayam dewasa dan tidak diganggu ayam yang lain.  Berilah ventilasi secukupnya.

2.  Jangan memberi pakan yang kasar, terutama pada ayam umur 5 - 7 hari.  Sebaiknya pakan yang digunakan adalah pakan pabrik BR1 dan pada umur tsb ditumbuk hingga halus karena paruh mereka masih kecil dan sistem pencernaan masih belum sempurna.  Selain itu selama 30 hari sebaiknya pakan yang diberikan khusus pakan BR1 karena kandungan atau komposisi nutrisinya sudah cukup baik.  Berikan pakan yang cukup serta minuman diganti setiap hari.

3.  Menunda dalam memberi vaksin.  Justru vaksin bisa langsung diberikan begitu DOC sudah sehat.  Vaksin yang sering saya berikan adalah untuk mencegah penyakit ND/tetelo yang sangat ganas. Bisa menggunakan vaksin ND Hitcner yang bisa didapatkan di toko ternak ayam.  Aplikasi bisa lewat air minum ataupun tetes mata dan mulut.  Vaksin diberikan pada umur 4 hari, 4 minggu dan empat bulan.  Vaksin yang lain seperti gumboro, flu burung, dll bisa juga anda terapkan. Jangan ditunda-ditunda !

4.  memberikan vitamin atau mineral secara sembarangan.  Menurut pengalaman saya, saya hampir tidak pernah membeli vitamin dari pabrik.  Cara yang sederhana yaitu cukuplah kita meramu dari daun-daunan dan temu-temuan untuk memberikan vitamin dan mineral yang cukup, selain itu juga berguna untuk menjaga stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.  Bahan-bahan nabati tsb direbus kemudian air rebusan diberikan untuk minuman DOC. Daun-daunan yang sering saya pakai yaitu daun pepaya, daun salam, daun cengkeh, daun singkong, temu lawak, temu ireng, kunir, kencur maupun laos, kulit bawang juga bisa.

5.  Populasi DOC dalam satu kotak/kandang jangan terlalu padat.  Silakan dikira-kira, mungkin pembaca ada yang tahu ukurannya.  Berdasar pengalaman saya, selama 0-20 hari bisa ditempatkan di kandang kotak beralaskan ram kawat, sedangkan umur 21 hari keatas sudah bisa di atas tanah atau di tempatkan di kandang yang agak longgar.  Harap diingat populasi yang terlalu padat bisa menyebakan ayam sering kanibal. INi berbahaya, oleh karena itu beri pakan dan minuman yang cukup jangan sampai ada yang kosong.  Penting juga untuk membesihkan kotoran ayam secara teratur, karena kotoran yang menumpuk akan mengandung gas-gas yang berbahaya sehingga menganggu kesehatan ayam.  Oh iya, saya ada tips khusus untuk anda, untuk menghindari ayam kanibal dan menambah vitamin serta nasu makan ayam, saya biasa menggantunkan daun singkong atau pepaya di dalam kandang yang nantinya bisa dipatuki ayam, dengan demikian ayam akan selalu makan, tidak melamun...hehe...dan kebutuhannya serat dan vitaminnya terpenuhi.

CARA PRAKTIS MENCEGAH PENYAKIT ND/tetelo PADA AYAM KAMPUNG

Cara gratis dan praktis kali ini saya tulis berdasarkan atas pengalaman saya memelihara beraneka ayam sejak tahun 2000-an lalu (kalo gak salah tapi, hehe...).  Selain itu juga untuk memenuhi janji saya pada artikel yang lalu tentang   cara gratis cara membuat ayam kampung cepat besar.

Berawal dari coba-coba yang saya lakukan, dengan niat menghasilkan daging ayam kampung yang tak terlalu banyak kandungan bahan kimia dan tentu juga maksudnya berhemat, hehe...saya memberi campuran beberapa bahan nabati pada ransum ayam yang mempunyai potensi mencegah penyakit menular pada ayam.  Selain itu, ilmu ini juga sebagian saya dapat dari beberapa peternak yang kemudian saya padukan dengan kondisi di kampung saya.

Dari hasil percobaan dan pengalaman saya, maka saya berani mengatakan bahwa beberapa tumbuhan/tanaman/bahan nabati memang mempunyai potensi untuk mencegah penyakit menular pada ayam, terutama tetelo/ND atau hanya sekedar flu biasa pada ayam.

Singkat kata, tanaman yang sering saya pakai untuk pencegahan penyakit pada ayam yaitu : daun pepaya, temu ireng, temu lawak, kulit bawang putih, kulit bawang merah, daun teh, dan daun salam. (beberapa daun tanaman juga sering saya pakai untuk menambah vitamin/mineral pada ransum, seperti daun singkong, dan daun temu-temuan). Bahkan, sisa-sisa sayuran atau kulit bumbu-bumbu bekas yang tidak terpakai atau bahan sisa masakan istri saya, saya rebus kemudian saya campurkan pada ransum ayam.  Pendek kata, tak ada daun atau sisa bahan sayuran yang terbuang percuma.


Cara aplikasi sangat mudah, yaitu sebagai berikut :

1.  iris tipis-tipis daun-daun tersebut diatas

2.  rebus daun dan temu-temuan tersebut sampai mendidih, kemudian diamkan hingga hangat.


3.  nah, air rebusan tadi dicampurkan pada air minum ayam atau untuk ditambahkan pada pakan (pakan basah).  Selain itu irisan daun/temu-temuan tersebut jangan dibuang, kan sayang.  Irisan-irisan tersebut dicampurkan pada ransum ayam.  Pemberian ini terutama pada pagi hari.


4.  aplikasi diatas dilakukan secara teratur, terutama pada saat pergantian musim dimana penyakit biasa timbul.  Rentang waktu pemberian obat tradisional ini sebaiknya 2-3 hari sekali.  Di luar pergantian musim seminggu sekali saya rasa cukup.

Selain berfungsi sebagai pencegahan, juga untuk menambah nafsu makan pada ayam dan menambah vitamin/mineral alami. Prinsipnya, jika ayam banyak makan (yang bergizi) maka akan sehat.

Cara yang lain untuk pencegahan, penyakit tetelo yaitu dengan membeli obat vaksin ND Hitchner yang banyak tersedia di pasaran.  Pemberian obat ini biasa saya lakukan pada waktu ayam berumur 4 hari, 4 minggu dan 4 bulan.  Aplikasi bisa lewat tetes mata maupun dicampur dengan air minum.

Perpaduan yang terbaik, ya divaksin sekaligus diberi obat tradisional.  Menurut pengalaman saya, Alhamdulillah ayam-ayam saya sehat.  Walau ada yang terkena penyakit, ya wajar saja namanya juga makhluk hidup, hehe...tapi selama puluhan tahun memelihara ayam, alhamdulillah tak pernah sekalipun dalam serentak ayam-ayam saya mati berbarengan dalam jumlah besar.  Selain ayam-ayam saya sehat, juga pertumbuhannya cukup baik, jadi ada pengaruhnya juga pemberian  irisan daun-daunan dalam pakan ayam.

TIPS MEMBUAT ANAK KAMPUNG CEPAT BESAR


Sejak tahun 2000-an yang lalu saya sudah memulai beternak ayam secara  intensif, walau dengan jumlah tidak terlalu banyak, yah...kira-kira dulu seratusan ekor lah..., kalau sekarang tinggal puluhan, habis waktunya tidak sesempat seperti dulu dan terutama maklum, gak punya modal, sih....akhirnya merantau ke saudi lagi cari modal hehe...Pertama, saya beternak ayam arab petelur, ayam kampung, ayam pelung dan ayam hutan. Nah, sekarang populasi ayam kampung super saya banyakin.  Ayam kampung super saya merupakan silangan dari ayam lingnan dengan ayam kampung lokal.  Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya sebelumnya    tips praktis-beternak-ayam-kampung

Gambar diatas merupakan anak-anak ayam lingnan dan silangan lingnan dengan ayam kampung lokal (jadi ayam kampung super) yang berumur sekitar 1,5 bulan.  Walau dengan ransum makanan/pakan seadanya, pertumbuhannya tetap lebih cepat dibanding dengan ayam kampung biasa.  Saya sengaja tidak memberi pakan melulu pakan jadi seperti Ayam pedaging) karena pasti citarasa daging yang dihasilkan menjadi lembek, tidak kenyal, kurang berserat dan kadar lemaknya/kolesterol tinggi, mirip daging ayam pedaging ras. (sekarang banyak dijual ayam kampung tetapi diberi pakan mirip ayam ras pedaging, silakan anda rasakan apakah sama citarasanya dengan ayam kampung asli ?, maaf ini bukan pertanyaan provokatif, tapi perlu kiranya diteliti apakah ada perbedaan kandungan nutrisi daging ayam, kadar kolesterol, sifat fisis dan kimia daging pada ayam kampung lokal dengan ayam kampung yang diberi pakan sama dengan ayam ras pedaging).


Nah, berikut ini saya akan memberikan tips untuk anda cara cepat membesarkan anak ayam kampung super dengan citarasa daging mendekati atau bahkan mirip dengan ayam kampung lokal. Ini dia...

1. bibit ayam kampung yang kita pelihara haruslah ayam kampung super yang cepat besar, seperti yang saya punya contohnya.  Supaya pertumbuhan cepat dan bisa dipacu

2. usahakan kandang yang digunakan sistem umbaran, jangan di kandang batere.  Lebih baik lagi, alasnya tanah sehingga ayam bebas berkeliaran dan dalam kandang tersebut buatlah tangkringan ayam dari kayu atau bambu, kan ayam suka lompat, loncat dan nagkring, ini akan melatih otot ayam sehingga relatif kekar.

3. nah ini yang terpenting, rekayasa ransum.  Maksud saya begini, tidak usah pake teori yang canggih-canggih.  Kita tau kalo supaya ayam cepat besar, intinya ransum harus mengandung protein tinggi. Nah, protein ini bisa dicari dengan pakan pabrik (mis BR 1), atau kalo di desa saya "amis-amisan" dari ikan atau yuyu, keong atau tepung ikan.  Untuk praktisnya, saya mending beli BR 1.  Komposisi ransum yang saya gunakan adalah :

- anak ayam umur 0 - 25 hari = 100 % BR 1.  Pada umur ini jangan lupa, beri lampu/penerangan, selain supaya hangat juga bisa makan di malam hari.  Dan juga air minum diberi rebusan sayuran, contoh daun pepaya atau temu-temuan untuk menjaga kesehatan tubuh, anti cacing dan menjaga nafsu makan.

- umur 25 hr - 2 bulan = 30 % BR 1 : 30 % jagung giling halus : 40 % dedak padi halus.  Pada umur ini lampu sudah bisa dikurangi bertahap.

- umur 2 bulan keatas = 20 % konsentrat daging : 30 % jagung : 40 % dedak padi : 5 - 10 % sayuran.  (konsentrat bisa diganti tepung ikan/amis-amisan).  Saya biasa menambahkan sayuran untuk suplemen vitamin, mineral atau serat.  Sayuran/daun-daunan yang sering saya campurkan pada ransum adalah daun pepaya, daun singkong, daun "gudal meled" atau lengko, dan daun temu ireng.  Pada prinsipnya jenis daun yang berstruktur agak lunak bisa digunakan.  Pemberian sayuran pada ayam tentu saja harus dirajang atau diiris-iris dulu, kemudian kalau bisa direbus atau langsung dicampur ke ransum.  Oya, saya lebih suka menggunakan pakan basah.  Nah, dengan cara diatas, alhamdulillah selain ayam kampung cepat pertumbuhannya, juga sehat dan sejauh ini citarasanya seperti ayam kampung biasa.  Bobot ayam kampung super dengan ransum seperti kira-kira umur 2,5 - 3 bulan mencapai 1 kg-an lebih lah, walau ada yang kurang, ada yang lebih juga, dengan syarat ayam sehat, makanan teratur dan kandang mendapat cukup sinar matahari.

Sebenarnya komposisi pakan diatas, bisa diotak-atik sendiri.  Pada prinsipnya penambahan protein yang cukup signifikan akan berdampak pada cepatnya pertumbuhan ayam.   Saya menghindari 100 % pakan jadi dari pabrik, karena nanti pasti dagingnya lembek, walaupun pertumbuhaannya pesat. Oya, saya juga sering menambahkan pada pakan, yaitu singkong, talas maupun ubi.  Semua ini saya lakukan agar ayam kenyang dan yang penting struktur dagingnya yang pasti kenyal karena makannya beragam.  Untuk ayam dewasa menghabiskan kira-kira pakan 80 - 100 gram pakan, tergantung jenis ayam, umur, dan jenis kelamin.

Sekian dulu ya tips gratis dari saya, insya ALLAH akan saya posting artikel tentang cara atau  Tips mencegah penyakit ND atau tetelo pada ayam kampung  menggunakan obat-obat tradisional, tentunya berdasar pengalaman saya...salam dan sukses selalu
By:Asgindo Farm with Aba Nauval farm

CARA MUDAH MENGATASI PENYAKIT PADA AYAM KAMPUNG

Cara kali ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya dalam memelihara ayam sejak tahun 2000-an lalu.  Secara umum sebenarnya mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati.  Oleh karena itu cara termudah supaya ayam-ayam kita tetap sehat dan mencegah penyakit yaitu dengan cara :

1. menjaga agar pakan yang kita berikan jumlah maupun nilai gizinya terjamin.  Jangan asal-asalan memberi makan, bisa-bisa nanti ayam kita tidak meningkat bobotnya/produksi telur menurun bahkan bisa keracunan.  Pakan diberikan dengan disiplin, maksud saya jangan berubah-ubah waktunya.  Saya biasanya memberikan 2 kali sehari. 
continue reading...

Pagi jam 6.30, sore kjam 13-14.00 WIB.   Cara membuat/meramu pakan ayam sendiri bisa dilihat  DISINI.

2.  Jaga agar kandang mendapat cukup sinar matahari dan ventilasi cukup.  Kita tahu bahwa sinar matahari mampu mensanitasi kandang dari penyakit dan ayam mendapat sinar yang cukup untuk pertumbuhan tulang.  Oleh karena itu usahakan atap kandang sebagian dari genteng kaca.

3.  Kebersihan kandang dilakukan secara teratur supaya kuman penyakit tidak betah dan ayam tetap bersih.  Kotoran yang menumpuk bisa menjadi sarang penyakit dan jika salah satu ayam terserang penyakit maka akan mudah menular.  Kalau saya secara teratur memberi kulit padi/sekam padi untuk alas kandang sehingga kotoran ayam dengan adanya sekam padi menjadi tetap kering alias tidak lembab/basah, sehingga kandang pun tidak bau.

4.  memberikan vaksin secara teratur, kalau saya memberikannya pada ayam sejak umur 4 hari, 4 minggu dan 4 bulan untuk pencegahan.  Bisa lewat tetes mata, mulut atau lewat air minum.  Vaksin yang sering saya berikan adalah vaksin ND/tetelo, sebenarnya ada lagi vaksin gumboro dll.  Cara mencegah penyakit tetelo dengan obat tradisional bisa dilihat  DISINI

5.  berikan obat cacing secara teratur.  Hal ini penting untuk menjaga supaya nafsu makan ayam tetap meningkat.  Kan kalau ayam makannya bernafsu, insya ALLAH akan tahan terhadap berbagai macam penyakit.  Bisa juga dengan memberikan irisan daun pepaya dan rebusannya atau temu ireng.

6.  jangan sekali-kali mengumbar ayam-ayam kita dengan bebas sehingga "bergaul" dengan ayam-ayam lain tetangga.  Dijamin deh, pasti bakalan "habis" ayam kita karena penyakit ayam tuh cepat sekali menularnya.  Kalau saya ayam-ayam saya gak pernah saya umbar, tetap di kandang terus.  Kalaupun diumbar, ya saya buatkan pagar.

7.  Jika anda membeli ayam baru dari pasar, pastikan bahwa ayam tsb sehat.  Beri makan yang bergizi dan cukup, kemudian divaksin sebelum dicampur dengan ayam-ayam kita yang lain karena jangan-jangan dari pasar sudah mengandung bibit penyakit, kan gawat bisa-bisa menulari ayam kita.

Minggu, 07 Oktober 2012

Forum Anda



SEBAGAI SUMBER PANGAN

Sebagai sumber pangan

Ayam kampung disukai orang karena dagingnya yang kenyal dan "berisi", tidak lembek dan tidak berlemak sebagaimana ayam ras, Berbagai masakan Indonesia banyak yang tetap menggunakan ayam kampung karena dagingnya tahan pengolahan (tidak hancur dalam pengolahan). Selain itu daging ayam kampung memiliki keunggulan dibandingkan daging ayam broiler, karena kandungan nutrisi yang lebih tinggi. Bagian Daging dada ayam ini termasuk makanan utama atlet binaraga . Dagingnya mengandung 19 jenis protein dan asam amino yang tinggi. Kadar lemaknya juga relatif lebih rendah bila dibandingkan daging pada bagian pahanya, Ayam kampung dipelihara oleh masyarakat terutama sebagai sumber protein hewani baik berupa telur maupun daging, di samping kotorannya juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman maupun pakan ikan. Sebagai sumber protein hewani telur dan daging mengadung asam amino esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, agar ayam kampung dapat berproduksi dengan baik salah satunya harus diberikan pakan yang cukup. Ayam kampung memerlukan komposisi nutrisi yang tepat, termasuk jika menginginkan ayam kampung yang memiliki tingkat produksi telur yang tinggi, Berat telur ayam kampung berkisar antara 26,27-55,4 gr dengan rataan 45,46.

Pemeliharaan

Ada dua cara memelihara ayam kampung, yaitu dipelihara dengan dilepas bebas atau istilahnya diliarkan dan yang kedua dibudidayakan. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Diliarkan

Cara pemeliharaan ini pada umumnya dilakukan oleh masyarakat pedesaan, cara ini disebut sebagai cara tradisional. yaitu dilepas bebas berkeliaran di kebun-kebun sekitar rumah.

Keunggulan

Ayam kampung yang dilepas bebas biasanya mempunyai tingkat kekebalan yang tinggi dan menghemat biaya makanan, Umumnya ayam cukup diberi makan pagi hari saat akan dilepas berupa sisa-sisa makanan dan tambahan bekatul secukupnya. Selebihnya ayam dianggap dapat mencari makan sendiri disekitar rumah .

Kelemahan

Kelemahannya di antaranya yaitu ayam lambat untuk berkembang lebih banyak, karena tingkat kematian pada anak ayam relatif lebih tinggi. Waktu mengasuh terlalu lama yang berarti mengurangi produktifitas. Kendali akan keberadaan ayam kurang, sehingga kemungkinan dimangsa predator maupun hilang lebih tinggi. Cara pemeliharan ini kurang produktif.

Dikandangkan

 

Ayam yang dipelihara dengan cara dikandangkan.
Semula hewan yang kini dipelihara hidup bebas di alam, di hutan, di pegunungan dan lautan lepas. Jumlah hewan-hewan ini beraneka ragam, dan sifat-sifat kehidupannya pun bermacam-macam. Jumlah yang banyak dan beragam itu tidak seimbang dengan jumlah manusia yang masih sedikit dan hidup di gua-gua terpencil untuk melindungi diri dari serangan binatang buas. Kebutuhan untuk hidup mendorong manusia memanfaatkan tanaman dan binatang yang dapat ditangkap atau dibunuhnya. Dari kegiatan itulah manusia mengalami proses belajar untuk mengenal hewan yang enak dimakan dan mudah ditangkap atau dibunuh. Perbendaharaan manusia akan hewan konsumsi mulai bertambah. Di antara hewan yang digemari, adalah hewan-hewan kecil yang mudah ditangkap atau dibunuh. Proses terus berkembang dan kegemaran akan hewan-hewan konsumsi mulai meningkat pada usaha untuk dengan mudah memperoleh tanpa harus mencari-cari di hutan. Inilah penyebab timbulnya keinginan untuk memelihara hewan dengan cara dikandangkan. Cara pemeliharan ini kurang produktif.
Kandang adalah tempat tinggal hewan yang dipelihara, salah satunya ayam, tempat berlindung dari terik matahari dan hujan, tempat mendapat pakan dan minum, mendapat jaminan kesehatan dan aman dari gangguan hewan pemangsa lainnya serta orang-orang jahat. Oleh karena itu kandang sangat berperan penting dalam pemeliharaan ayam kampung.

Keunggulan

Ayam yang dikandangkan lebih mudah dikontrol keberadaannya, dapat mempercepat populasinya dengan cara setiap ayam yang bertelur diambil dan dikumpulkan untuk ditetaskan secara bersama dalam satu indukan atau mesin penetas. Anak ayam tidak harus mengikuti induknya. Namun dapat dipisah dan ditempatkan dengan pemberian panas cahaya listrik (untuk penghangat) dan makanan yang sesuai.

Kelemahan

Apabila kondisi kandang tidak diperhatikan dan tidak sesuai syarat, maka kondisi hewan peliharaan jstru akan memburuk, hal ini disebabkan kondisi yang telah membuat hewan ternak memiliki ketergantungan terhadap pemeliharanya, sehingga memerlukan perhatian yang lebih dibandingkan dengan cara diliarkan. Oleh karena itu kondisi kandang merupakan hal yang sangat penting dalam cara pemeliharaan ini, misalnya pada saat pembuatan kandang harus diperhatikan beberapa faktor, di antaranya yaitu masalah biologis ayam yang akan menempatinya, teknik pembuatan kandang yang berhubungan langsung dengan masalah bentuk dan kualitas bahan, serta masalah iklim, suhu, pergerakan angin dan pengaturan udara yang berhubungan langsung dengan temperatur dan kelembaban kandang serta ventilasi udara.

Kebiasaan atau sifat ayam kampung yang merugikan

Beberapa kebiasaan atau sifat yang kampung yang meugikan, di antaranya yaitu :
1. Kanibalisme
Kanibalisme pada ayam kampung adalah mematuk bahkan memakan kawan sendiri Kanibalisme pada ayam kampung dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu ayam kekurangan zat makanan, misalnya protein, mineral dan air minum; jumlah ayam dalam satu kandang terlalu padat, sehingga ayam saling berebut tempat yang paling menyenangkan; udara dalam kandang terlalu panas, karena sistem ventilasi kandang kurang baik; ayam kekurangan grit.
2. Memakan telur
Peristiwa ayam memakan telur (egg eating) sering dijumpai pada pemeliharaan ayam sistem kandang litter. Untuk menghindari ayam memakan telurnya sendiri, zat-zat mineral (NaCl dan Ca)dan air minum yang dibutuhkan ayam harus dipenuhi.
3. Rontok Bulu
Rontok bulu merupakan peristiwa alami yang wajar bagi ayam. Tetapi bila hal ini terjadi terlalu cepat, jelas akan merugikan peternak ayam.
By:Asgindo farm with Aba Nauval Farm

LATAR BELAKANG AYAM KAMPUNG

Latar belakang

Ayam kampung merupakan salah satu jenis ternak unggas yang telah memasyarakat dan tersebar di seluruh pelosok nusantara. Bagi masyarakat Indonesia, ayam kampung sudah bukan hal asing.
Istilah "Ayam kampung" semula adalah kebalikan dari istilah "ayam ras", dan sebutan ini mengacu pada ayam yang ditemukan berkeliaran bebas di sekitar perumahan. Namun demikian, semenjak dilakukan program pengembangan, pemurnian, dan pemuliaan beberapa ayam lokal unggul, saat ini dikenal pula beberapa ras unggul ayam kampung. Untuk membedakannya kini dikenal istilah ayam buras (singkatan dari "ayam bukan ras") bagi ayam kampung yang telah diseleksi dan dipelihara dengan perbaikan teknik budidaya (tidak sekadar diumbar dan dibiarkan mencari makan sendiri). Peternakan ayam buras mempunyai peranan yang cukup besar dalam mendukung ekonomi masyarakat pedesaan karena memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan dan pemeliharaannya relatif lebih mudah.

Sejarah Perkembangan

Sejarah ayam kampung dimulai dari generasi pertama ayam kampung yaitu dari keturunan ayam hutan merah (Gallus gallus). Jenis ayam kampung sudah dikenal sejak zaman Kerajaan utaKi. Pada saat itu, ayam kampung merupakan salah satu jenis persembahan untuk kerajaan sebagai upeti dari masyarakat setempat. Keharusan menyerahkan upeti menyebabkan ayam kampung selalu diternakan oleh warga kampung dan menyebabkan ayam kampung tetap terjaga kelestariannya. Di samping itu, ayam kampung memang sesuai dengan selera masyarakat setempat. Kebiasaan beternak ayam kampung tersebutlah yang menyebabkan ayam ini mudah dijumpai di tanah air. Sampai sekarang sistem upeti dalam arti perpindahan barang (ayam kampung) dari desa ke kota masih tetap ada. Bedanya, saat ini perpindahan tersebut lebih bersifat bisnis....!

PEMILIHAN BIBIT UNGGUL

Dalam pengembangannya, ditemukan berbagai hambatan untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung yang relatif rendah, Hal ini terkait dengan sistem pemeliharaan yang masih tradisional, pakan yang diberikan masih seadanya, dan belum terlaksananya sistem pengendalian penyakit dengan baik,Hambatan-hambatan ini menjadi kendala dalam pengembangan ternak ayam kampung di pedesaan, Dalam pembudidayaan ayam kampung, permasalahan yang sering ditemui adalah penyediaan bibit ayam kampung unggul, Dalam pencarian calon bibit unggul, selain didasarkan dari tampilan luarnya, juga seleksi ayam kampung yang berbasis konsep pemuliaan ternak, sehingga diperoleh bibit unggul, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas ternak

Ciri-ciri bibit unggul ayam, yaitu:
  1. Bagian tubuh tak ada yang rusak atau cacat, misalnya kaki utuh dan leher lurus.
  2. Otot gempal dan kuat, terutama di bagian paha dan dada. Tulangnya juga kuat.
  3. Susunan bulu teratur, saling menghimpit dan tampak mengkilat. Kondisi bulu yang baik mencerminkan kondisi kulit yang baik pula.
  4. Mata cerah dan pandangannya tampak tajam.
  5. Gerakannya gesit yaitu mudah berontak bila dipegang.
  6. Ukuran badannya sedang, tidak kurus dan tidak gemuk.
  7. Induk jantan mempunyai jengger yang berwarna merah cerah, kepala tampak kokoh, paruh pendek, tajam dan kuat.
  8. Jarak ujung tulang dada dengan dubur berjarak minimal tiga jari tangan.

PENYAKIT DAN CARA PENANGGULANGANNYA

Ayam kampung termasuk jenis unggas yang tahan terhadap penyakit . Tetapi tidak berarti bahwa ayam kampung tidak dapat diserang oleh penyakit

Jenis Penyakit

Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang ayam kampung.
1. Tetelo (New Castle Desease:ND)
Penyakit tetelo (New Castle Desease:ND)merupakan penyakit ayam yang sangat berbahaya dan sulit ditanggulangi. Penularannya dapat melalui berbagai media, antara lain : Kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang sakit; Tamu yang masuk kedalam kompleks peternakan membawa bibit kuman penyakit ini; Tempat makan dan minum yang kurang bersih, sehingga mudah ditempeli oleh virus penyakit ini; Burung-burung liar (misalnya burung gereja) yang ikut memakan makanan ayam. Tingkat kematian akibat penyakit ini sangat tinggi, sekitar 10-100%.
2. Pilek (snot)
Penyebab penyakit ini adalah bakteri (Hemophilus galiarum) . Penularannya dapat melalui berbagai media, antara lain :Kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang sakit; Melalui udara, debu, makanan dan alat-alat dalam kandang yang kurang bersih; Tamu yang masuk kedalam kompleks peternakan membawa bibit kuman penyakit ini; Burung-burung liar (misalnya burung gereja) yang ikut memakan makanan ayam. Tingkat kematian yang disebabkan oleh penyakit ini juga sangat tinggi .
3. Berak darah (Coccidiocis)
Berak darah (Coccidiocis) dapat menyerang ayam segala umur. Penularannya dapat terjadi melalui : binatang lain (seperti TIKUS, BURUNG, ayam liar yang masuk kedalam kandang dan telah membawa bibit penyakit atau empat makan dan minum yang kurang bersih.
4. Sesak napas
Sesak napas penyebabnya adalah bakteri (Mycroplasma gallisepticum). Penyakit ini menyerang alat-alat pernapasan, sehingga ayam kesulitan untuk bernapas.
5. Berak Kapur
Berak kapur disebabkan oleh bakteri (Salmonella pullorum). Penyakit ini lebihsuka menyerang anak ayam dan ayam dara . Penularannya melalui : Telur; Kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang sakit; peralatan penetasan dan peralatan-peralatan kandang yang kurang bersih .

Cara Menanggulangi Penyakit

Untuk menghindari kemungkinan terjadinya penularan penyakit, peternak harus segera mengakaratina ayam yang dicurigai sakit, melarang atau membatasi tamu yang masuk kekompleks peternakan . Disamping itu kebersihan peralatan kandang, seperti tempat pakan dan minum serta keadaan kandang harus selalu diperhatikan 

Jumat, 05 Oktober 2012

PAKAN CAMPURAN UNTUK AYAM BURAS

                          TEKNOLOGI TEPAT GUNA
                            Mentri Negara Riset dan Teknologi


PAKAN CAMPURAN UNTUK AYAM BURAS
  1. KELUARAN
    Pakan cukup gizi dan disukai ayam buras
  2. BAHAN DAN ALAT
    Bahan pakan yang mudah didapat
  3. PEDOMAN TEKNIS
    1. Penyusunan ransum anak ayam
      Susunan ransum anak ayam untuk 100 kg adalah sebagai berikut :
      1. jagung giling 43 kg, dedak halus 35 kg, bungkil kedelai 10 kg,
      2. tepung ikan 8,5 kg, kalsium karbonat 3,5 kg, garam 0,1 kg dan
      3. premix A 0,4 kg.
      4. Kandungan zat-zat nutrisi tersebut diatas adalah protein kasar 19,4% dan energi metabolis 2537 kkal/kg.
    2. Susunan ransum ayam buras periode produksi
      Ransum campuran yang terdiri dari 3 bagian pakan komersil, 6 bagian dedak halus dan 4 bagian jagung giling ditambah grit dan vitamin B-12 (sistem intensif)
    3. Susunan ransum ayam dara umur 12-20 minggu
      Ada 4 jenis ransum ayam buras. Salah satunya adalah jagung giling 41 kg, dedak halus 53 kg, tepung ikan 2 kg, bungkil kedelai 0,9 kg, tepung tulang 0,8 kg, kalsium karbonat 1,75 kg, premix A 0,25 kg, garam 0,2 kg dan lisin 0,1 kg. Kandungan zat nutrisi ransum ayam dara adalah sebagai berikut : protein kasar 10-14%, energi metabolis 2700 kkal/kg ransum.
    4. Susunan ransum ayam betina dewasa
      Susunan ransum ayam betina dewasa untuk 100 kg adalah sebagai berikut :
      1. jagung giling 28,2 kg, dedak halus 58,5 kg, tepung ikan 6,3 kg, kalsium
      2. karbonat 6,5 kg, garam 0,2 kg dan premix A 0,3 kg. Kandungan zat nutrisi tersebut diatas adalah protein kasar 15% dan energi metabolis 2312 kkal/kg.
    5. Cara pencampuran sebaiknya dilakukan secara bertahap. Pencampuran dilakukan untuk kebutuhan satu minggu untuk menghindari makanan berjamur.
    6. Cara pemberian untuk ayam muda - dewasa dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) berkisar 70-100 gram/ekor/hari. Untuk anak ayam umur 1 hari-12 minggu ransum dan air harus tersedia setiap saat dan tidak terbatas jumlahnya. Hindari pemberian ransum yang berlebihan agar ransum tidak terbuang dan berjamur.
  4. SUMBER
    Departemen Pertanian, http://www.deptan.go.id,
  5. KONTAK HUBUNGAN
    Departemen Pertanian RI, Kantor Pusat Departemen Pertanian - Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan - Pasar Minggu, Jakarta 12550 - Indonesia
 SEMOGA BISA MENJADI BAHAN REFRENSI ANDA

Kamis, 04 Oktober 2012

PEMBUATAN PAKAN TERNAK AYAM BURAS

PENDAHULUAN
Ayam  buras  atau  ayam  kampung,  merupakan  salah  satu  sumber  daya  pertanian yang telah lama kita miliki. Hampir disetiap desa di seluruh Indonesia, penduduknya telah mengenal ayam buras. Mulai dari Petani yang kaya hingga petani kecil dengan cara pemeliharaan yang berbeda-beda.

Faktor yang terpenting pada usaha pemeliharaan ayam buras adalah pakan. Hampir
60-80% dari komponen Maya produksi perlu dipatok untuk pengadaan pakan ini.

Biaya  pakan  ini  bisa  kita  tekan  dengan  cara  menggunakan  bahan  pakan  yang berharga lebih mewah namun mempunyai nilai gizi sama/lebih dengan pakan ternak yang telah ada sebelumnya.

Salah satu upaya kearah ini adalah dengan menyusun sendiri ransum pakan ternak dengan menggunakan bahan yang ada disekitar kita. .

Dalam  rangka  dapat  mempertahankan  produksi  serta  mendatangkan  keuntungan bagi ternak di daerah-daerah maka di rekomendasikan ransum pakan ternak seperti tertera dibawah ini.

BAHAN MAKAN UNTUK PAKAN
Agar diperoleh pakan ternak yang bermutu dan tersedia setiap saat, perlu dicarikan bahan makanan yang balk dari sumber nabati, hewani dan limbah pertanian seperti:

a.  Jagung;  dedak  halus;  ampas  kelapa;  ubi  kayu;  beras  mentah/gabah;  dll. (sumber nabati).
b.  Kacang  hijau;  kedelai;  bungkil  kalapa;  bungkil  kedelai;  ampas  tahu;  dll. (sumber protein).
c.  Tepung  ikan;  bekicot;  cacing  tanah;  ulat;  kumbang,  dll  (makanan  asal
hewan).
d.  Tepung tulang; tepung karang (bahan mineral);
e.  Daun lamtoro; daun turi; daun kangkung; rumput alam; daun ubi kayu, daun bayam, dll ( bahan asal hijauan ).


BEBERAPA FORMULA PAKAN AYAM BURAS
Formula pakan yang diberikan peternak beraneka ragam, dan pemberiannyapun disesuaikan dengan ketersediaan bahan makanan pada daerah tempat tinggalnya. Berikut disajikan 2 buah Rakitan Paket Teknologi Pembuatan Pakan Ternak Ayam Buras, yang telah direkomendasikan  dalam rangka peningkatan produksi ayam buras, melalui perbaikan pakan yang tersedia dilokasi.

a.       Formula pakan ayam buras (Tepung Gamal)

1.    Jagung                     :    35 % ;      
2.    Kedelai                    :    20 % ;      
3.    Bekatul                    :    30 % ;      
4.    Tepung ikan             :    10 % ;      
5.    Tepung gamal         :    3 % ;      
6.    Kapur                       :    1 % ;      
7.    Minyak kelapa         :    1 % ;     


-    Daun  gamal  dikeringkan,  dihancurkan,  digiling,  dicampur  dengan  bahan ransum sesuai komposisi.
-    Biaya pakan : Rp. 2.400 / kg
-    Konsumsi ransum optimal 58,47 gr/ekor/hari
-    Konservasi ransum : 3,54 gr/ekr/hari
-    Umur anakan ayam 10 -60 hari
-    Sistem pemeliharaan intensif
-    Skala minimal 100 - 150 ekor
-    Penambahan bobot badan 16.52 gr/ekor/hari
-    R/C : 2,35


b.   Komponen Paket Teknologi Ampas Sagu
1.    Jagung    : 65 % ;      
2.    Bungkil Kedelai    : 24 % ;      
3.    Tepung ikan    : 5 % ;      
4.    Ampas sagu    : 5 % ;      
5.    Kapur    : 0.5 % ;      
6.    Minyak kelapa    : 0.5 % ;     


-    Limbah sagu dikeringkan, digiling, dicampur merata dengan pakan sesuai komposisi.
-    Biaya pakan Rp. 2.400/kg
-    Konsumsi ransum optimal 56.01 gr/ekor/hari
-    Konversi ransum : 3,9 gr/ekor/hari
-    Umur anakan ayam : 10 - 60 hari
-    Sistem pemeliharaan, serta skala minimalnya seperti pada butir a diatas
-    Pertambahan bobot badan : 14,34 gr/ekor/hari, dengan R/C = 1 : 6


CARA PEMBERIAN PAKAN
Pemberian pakan ayam buras yang perlu diperhatikan adalah menghindari pakan berhamburan  dari  wadahnya,  dengan  cara  mengisinya  hanya  separoh  hingga  2/3 bagian kedalam tempat makanan yang diberikan. Dapat juga pakan dicampur sedikit air hingga membentuk bubur. Pakan diberikan minimal 2 kali sehari yaitu pada pagi hari dan petang hari, air minum perlu disediakan secara tidak terbatas.

SUMBER:
by:Asgindo farm with Aba Nauval farm